Perintah Dasar Linux ls (Disertai Contoh)

Belajar Linux kali ini mau bahas dasar dasar perintah linux ls karena ini merupakan perintah yang selalu digunakan kalau kita pakai terminal Linux. Berikut adalah ringkasan materi perintah dasar linux yang kita bahas disini.

Perintah ls merupakan yang paling vital untuk dipelajari jadi ayo kita mulai dari yang pertama!


MENGENAL PERINTAH ls

Apa itu perintah linux ls

Perintah ls merupakan perintah yang berguna dan berfungsi untuk mengeluarkan daftar file pada suatu direktori atau folder. Secara default jika perintah ini dijalankan akan menampilan daftar file pada direktori yang sedang aktif.

Kegunaan perintah linux ls

Sewaktu kita di menggunakan linux terminal maka semua serba di ketik itu termasuk untuk menampilkan daftar file pada suatu direktori, maka perintah linux ls berguna untuk menapilkan daftar file dan folder pada direktori aktif atau direktori yang kita tentukan. Jadi kalau kamu mau lihat isi folder lain kamu bisa gunakan perintah ini.

Cara menggunakan perintah linux ls

Perintah ls bisa di jalankan dengan atau tanpa opsi tambahan (nanti di bawah saya bahas tentang opsi ini lebih lengkap) format perintah nya seperti ini.

ls [options] [direktori]

Penjelasan cara menggunakan perintah ls seperti ini, ls adalah perintah wajib yang kamu ketik sedangkan [options] dan [direktori] bersifat opsional artinya boleh di ketikan atau tidak.

Cara penggunaan perintah linux ls tanpa opsi dan direktori cukup sederhana, kamu hanya perlu mengetikan perintah ls pada terminal linux lalu tekan enter.

$ ls

Hasil dari perintah diatas kira-kira seperti ini:

Hasil output saya dan kamu mungkin berbeda itu di karenakan kita punya file yang berbeda-beda, jadi kamu jangan heran ya. Aplikasi terminal saya sudah di utak atik jadi tampilanya sedikit lebih bergaya tapi kamu jangan bingung pada intinya sama saja.

Next time saya ajarkan cara merubah tampilan terminal biar keren.

Cara Membaca Output/Hasil dari perintah ls

Hasil output dari perintah ls sebenarnya bisa bervariasi bergantung dari opsi yang kita tambahkan.

Kalau kamu lihat dari contoh yang saya berikan di atas adalah output standar dari perintah ls. Cara bacanya sederhana yaitu tulisan yang muncul setelah perintah dijalankan adalah daftar semua file dan folder kita.

Perintah ls yang paling sering digunakan oleh orang-orang adalah ls -l dan outputnya seperti ini:

Penjelasan output dari perintah ls -l akan saya ambil dari contoh beberapa baris di atas saja ya.

drwxr-xr-x  2 hary hary 4096 Apr 22 15:01 Desktop
drwxr-xr-x  6 hary hary 4096 Apr 22 16:53 Documents
drwxr-xr-x  5 hary hary 4096 Jun  1 15:56 Downloads

Setiap baris punya informasi seperti ini:

drwxr-xr-x memaksudkan permission file dan direktori untuk user group dan public.
hary hary memaksudkan file/direktori tersebut dimiliki oleh user hary dan group hary (kebetulan user dan group punya nama yang sama).
4096 adalah ukuran file/direktori dalam satuan byte.
Apr 22 15:01 waktu file ini di buat.
Desktop sedangkan nama file atau folder.

Jadi kalau di baca dengan nada manusia kira-kira begini:

Folder/File Desktop dibuat pada tanggal 22 April pukul 15:01 dengan ukuran 4096 file/folder dimiliki oleh user hary dan group hary

Begitu seterusnya cara baca output dari perintah ls -l

Pembahasan tentang terminal lebih lengkap bisa baca panduan belajar menggunakan terminal


DASAR PERINTAH ls (Pakai Contoh)

Berikut dasar perintah ls menggunakan opsi yang tersedia, kamu juga bisa menggabung opsi dengan opsi lain untuk mendapatkan output yang di inginkan.

Contoh diatas kita sudah bahas ls -l untuk menampilkan file dan ditektori secara detail tapi kamu juga bisa gabung dengan paramter lain misalnya -a untuk menampilkan hidden file, perintah gabunganya seperti ini ls -la artinya menampilkan secara detail (-l) termasuk file hidden (-a).

Perintah ls -la Menampilkan Direktori & File

Perintah ls -la adalah perintah linux yang paling sering dan selalu digunakan oleh orang-orang untuk melihat isi direktori. ls -la memaksudkan menampilkan semua file menggunakan mode list termasuk file yang di hidden.

ls -la

Output dari perintah ini seperti ini:

Perintah ls -R Menampilkan Subdirektori dan File

Biasanya kita punya banyak file didalam folder bahkan ada folder lagi yang berisi file, nah kita bisa menampilkan setiap informasi folder di dalam folder dengan menambahkan opsi -R atau di kenal dengan sebutan recursive.

ls -R

Hasil output dari perintah di atas seperti ini:

Oh iya seperti yang sudah saya sebutkan kamu bisa gabung dengan ls -lR kalau kamu mau.

Perintah ls -a Menampilkan File Tersembunyi / Hidden

File hidden di linux selalu di awali dengan tanda titik di depan folder atau file contohnya seperti ini .config/ .vim/ atau .bashrc karena termasuk jesnis file hidden jadi tidak bisa muncul kalau pakai ls biasa maka kamu perlu tambah opsi -a untuk menampilkan semua folder dan file yang hidden.

ls -a

Hasil contoh outputnya:

Perintah ls -h Format Manusia

Format manusia memaksudkan menampilan ukuran file tidak lagi berdasarkan byte tetapi berdasarkan apa yang enak di lihat manusia misalnya KiloBye, Mega atau Giga. Untuk menampilkan format manusia kamu perlu opsi -h lalu gabung dengan opsi -l menjadi ls -lh

ls -lh

Contoh hasil output dari perintah format -lh seperti ini.

Perintah ls -lS diurutkan berdasarkan ukuran

Terkadang kita mau lihat berapa ukuran file maka agar lebih mudah di baca kita urutkan dengan menggunakan opsi -S di gabung dengan -l, ingat yang muncul dalam satuan byte maka biar enak di baca oleh mata manusia kamu perlu tambah lagi opsi -h biar lebih lengkap.

ls -lSh

Outputnya akan menampilkan daftar list berdasarkan file terbesar dengan ukuran file yang enak di baca oleh mata kita.

Kamu juga bisa menggunakan opsi -r untuk membalik urutan ukuran file dari yang kecil ke yang besar

ls -lShr

Maka outputnya akan kebalikan dari output sebelumnya


HACK PERINTAH ls Linux

Seperti yang saya bilang perintah ls merupakan perintah yang sering sekali kita ketikan, maka karena terlalu sering kita bisa jadi capek mengetik perintah ini apa lagi kalau ada opsi tambahan jadi panjang seperti kreta.

Opsi favorit saya adalah ls -la sampai-sampai jari sudah terbiasa tapi buat kamu yang baru belajar, hal ini bisa jadi sangat menyebalkan maka saya akan kasih tau cara hack perintah ls.

Jadi maksudnya gini untuk mengetikan perintah ls -la kamu cukup ketik lsa seolah olah kamu buat perintah baru.

Menambahkan perintah ls dengan alias

Pertama kamu bisa lihat daftar alias yang sudah ada di komputer kamu dengan mengetikan perintah

alias

Sekarang kita akan buat alias lsa untuk perintah ls -lah cukup gunakan perintah ini:

alias lsa="ls -lah"

Kamu bisa cek lagi dengan perintah alias untuk memastikan alias yang baru saja kita buat berhasil, jika sudah maka selanjutnya kamu cukup mengetikan perintah lsa saja.

Tips ini bisa digunakan untuk daftar perintah yang panjang seperti kreta jadi lebih pendek dan mudah di ingat dan mudah di ketik.

Menghapus alias dengan unalias

Karena alasan tertentu mungkin kamu mau hapus alias yang sudah kamu buat maka kamu bisa gunakan perintah unalias [nama alias]

unalias lsa

Maka kamu akan menghapus alias lsa dari komputer kamu.

KESIMPULAN

Perintah ls adalah perintah yang paling sering di pakai hampir setiap pengguna linux maka penting buat kamu untuk belajar menggunakan perintah ls dengan lebih efektif.

Semoga bermanfaat.

 

Bab Selanjutnya

 

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.