Cara Dualboot Windows dan Linux Mint UEFI dan BIOS Legacy

Kamu akan menginstall linux berdampingan dengan windows yang sudah ada saat ini, pilihan linux dan windows akan muncul saat komputermu dihidupkan. Cara seperti ini sering disebut dengan istilah “dual booting“.Penginstalan linux dengan cara dual boot akan mempertahankan windiows dan data yang ada didalam nya,jadi ikutilah langkah demi langkah dengan teliti dan seksama.

Kamu bisa mengikuti tutorial cara menginstall dualboot linux mint dengan windows untuk Firmware UEFI ataupun BIOS Legacy.

Menyiapkan Flashdisk Installasi (bootable flashdisk linux mint)

Tips:”Kamu memerlukan file *.ISO linux mint,jika kamu belum punya maka kamu bisa mengikuti cara download linux mint dan aplikasi rufus yang bisa kamu download di https://rufus.akeo.ie/

Kamu akan menginstall linux mint menggunakan flashdisk,flashdisk ini dikenal juga dengan istilah “bootable flashdisk”.Pembuatan ‘bootable flashdisk’ memerlukan flashdisk dengan kapasitas minimal 4GB dan kamu bisa mengikuti cara membuat bootable flashdisk linux untuk UEFI dan BIOS/Legacy sesuai dengan jenis firmware komputer/laptop yang kamu pakai.

cara membuat bootable flashdisk linux mint

UEFI- UEFI merupakan versi pembaruan dari BIOS,komputer keluaran setelah 2010 semua sudah menggunakan UEFI,kamu bisa membuat bootable flashdisk yang support UEFI dengan cara berikut.

1. Pilih “MBR partition sceme for BIOS of UEFI” namun jika flashdiskmu tidak bisa diboot  karena pakai pure UEFI,maka kamu ganti ke “MBR partition sceme for UEFI”(jika SSD atau HDD mu menggunakan MBR Partition table) dan gunakan GPT partition sceme for UEFI (jika SSD/HDD mu menggunakan GPT Partition table)
2. Pada File system biarkan default FAT32
3. Pilih “ISO image”
4. Klik pada icon cd dan browse ke lokasi dimana file ISO ubuntu/linux mint disimpan saat kamu download tadi.
5. Klik start dan tunggu hingga proses selesai

BIOS Legacy- Jika komputermu menggunakan firmware BIOS /LEGACY maka kamu bisa mengikuti cara membuat bootable flashdisk linux mint berikut

1. Pilih “MBR partition sceme for BIOS of UEFI”
2. Pada File system biarkan default FAT32
3. Pilih “ISO image”
4. Klik pada icon cd dan browse ke lokasi dimana file ISO ubuntu/linux mint disimpan saat kamu download tadi.
5. Klik start dan tunggu hingga proses selesai

Menyiapkan Partisi untuk Linux

Kamu perlu menyiapkan tempat (partisi atau drive) untuk menginstall linux mint,jika hardisk/ssd mu cuman satu kamu bisa potong partisi yang berkapasitas lebih (masoh ada sisa ruang kosong).Namun jika kamu punya HDD/SSD lain khusus untuk linux maka kamu bisa langsung menggunakan tanpa perlu potong partisi.
cara memotong partisi hdd/ssd untuk dualboot linux mint dan windows
Keterangan:

  • A > Kapasitas total HDD/SSD (54GB)
  • B,C > Ruang HDD/SSD kosong atau tidak terpakai (45GB)
  • D > Ruang HDD/SSD terpakai (10GB)

Cara melakukan pemotongan partisi hdd/ssd untuk diinstall dual boot linux mint

0. Tekan tombol windows pada keyboard  lalu ketik  management >klik pada “create and format hard disk partitions
membuka disk management untuk membuat partisi untuk linux dualbooting
1. Klik kanan pada partisi yang ingin kamu potong lalu klik ‘shrink volume…’
2. Masukan alokasi kapasitas hdd/ssd yang akan digunakan untuk linux mint,baiknya jangan dipakai semua dan gunakan secukupnya saja misal untuk linux diberi 30GB
3. Klik shrik dan tidak perlu diformat
hasil pemotongan partisi untuk linux menggunakan disk management windows

Booting Lewat Flashdisk Installasi (bootable flashdisk linux mint)

Agar kamu bisa menginstall linux,kamu perlu booting melaui bootable flashdisk yang telah kamu siapkan sebelum nya.Untuk bisa booting dari flashdisk kamu bisa melakukan nya dengan 2 cara :

Mengatur Boot order lewat BIOS/UEFI

kamu bisa mengatur boot order/boot priority dari menu BIOS/UEFI dan menempatkan flashdisk bootable linux mint mu di urutan pertama,untuk masuk ke BIOS/UEFI bisanya menggunakan tombol DELETE atau F2 saat komputer/laptop POST/BOOTING.

Booting dari Flashdisk lewat menu Boot Menu

Ini adalah cara yang paling mudah,karena kamu tidak perlu masuk dan setting lewat BIOS/UEFI kamu cukup lihat menu yang tersedia saat komputer mu dinyalakan, perhatikan tombol apa yang perlu ditekan untuk masuk ke boot menu.Setiap merek menggunakan tombol yang berbeda jadi awasi benar-benar saat komputermu booting.
cara booting lewat flashdisk dengan boot menu BIOS
Tombol yang umum adalah f10,f11 atau f12 , dan setelah masuk ke boot menu nanti flashdisk bootable linux mu akan nongol dan kamu bisa pilih booting lewat flashdisk bootable linux mu.

khusus untuk laptop terkadang kamu perlu menekan sembarang tombol untuk memunculkan menu yang tersedia saat booting seperti pada laptop dell saya.

tombol boot menu saat proses POST BOOTING

Setelah kamu masuk ke boot menu/boot option/boot choice kamu bisa memilih mau booting dari media mana,maka pilihlah flashdisk bootable linux mint yang telah kamu buat.
tampilan boot menu untuk booting dari flashdisk

Installasi Linux Mint

Setelah berhasil booting dari bootable flashdisk linux mint,maka kamu bisa langsung melanjutkan proses penginstallan dualboot linux mint.

  1. Kklik double pada “install linux mint” lalu piilih bahasa yang akan digunakan dalam proses install ubuntu linux mint dualboot
    memillih bahasa untuk proses installasi linux mint
  2. Centang pada install 3rd pary app, dan klik continue
    menginstall aplikasi tambahan linuxmint saat proses installasi
  3. Pada installation type kamu pilih yang paling bawah,agar kamu bisa mengatur partisi sesuai dengan yang kamu inginkan,otomatis memang mudah tapi bisa menyusahkan dikemudian hari jika tidak sesuai dengan yang kamu inginkan.
    memilih tipe penginstallan linux mint saat installasi duabloot linux
  4. Hasil pemotongan partisi yang telah kamu buat maka akan nampak sebagai free space,freespace inilah yang akan kamu potong kembali menjadi swap dan partisi yang akan dimount sebagai root ‘/’
  5. Membuat partisi swap– Swap berguna sebagai memori cadangan jika linux kekurangan ram,jika ram mu sudah 4GB buatlah partisi swap 1GB sajamembuat partisi swap saat install linux dual boot
  6. Membuat partisi root– Partisi root atau system merupakan partisi tempat linux diinstall dan lokasi datamu disimpan,jadi buatlah partisi dengan ukuran agak besar.
    membuat patsisi root saat proses installasi linux dual boot
  7. Untuk Firmware mode UEFI – Untuk firmware mode UEFI  maka akan ada partisi dengan ukuran sekitar 100-300MB dan ada keterangan ‘ESP’ atau ‘EFI’ yang berfungsi untuk menempatkan/lokasi penginstallan bootloader.
    Mount partisi tersebut ke /boot/efi dengan cara klik pada partisi berlabel esp atau efi > klik change > ubah mount point ke ‘efi boot partition’ dan tidak usa mengubah ukuran partisi yang ada.
    Pada bagian lokasi penginstallan bootloader (device for boot loader installation) pilih partisi EFI,sesuai gambar dibawah maka /dev/sda1
    ‘Jika yang muncul hanya partisi biasa tanpa label efi seperti pada gambar diatas,maka abaikan langkah ini dan lanjut ke nomer 8’
    mounting partisi efi saat proses penginstallan linux dualboot UEFI
  8. Firmware BIOS Legacy-Untuk firmware mode BIOS legacy tidak ada partisi EFI ,karena bootloader pada BIOS legacy diinstall di sector pertama pada drive (MBR)maka langsung saja arahkan lokasi penginstallan boot loader linux di partisi yang sama dengan root,hal ini dilakukan agar windows bootloader yang berada di MBR tidak tertimpa oleh bootloader linux dan kita akan menggunakan bootloader windows untuk masuk ke linux yang sebelumnya kita edit menggunakan easyBCD.
    pada gambar dibawah adalah drive /dev/sda2
    lokasi penginstallan bootlaoder linux pada dualboot windowsJika ada peringatan perubahan pengaturan partisi kamu klik continue
    konfirmasi perubahan partisi installasi linux mint dualboot
  9. Pilih lokasi/timezone dimana kamu tinggal agar jam nya gak ngaco, aku pilih jakarta karena berada di WIB(waktu indonesia Barat)
    memilih zona waktu saat install linux mint
  10. Pada pemilihan keyboard layout,pilih secara default saja
    memilih jenis keyboard linux mint
  11. Isikan data yang diperlukan , yang paling penting adalah bagian username dan password (JANGAN SAMPAI LUPA) karena digunakan untuk login ke Linux mint mu, jika kamu lupa tidak ada cara untuk masuk selain install ulang.
    setting informasi user dan account linux mint saat install
  12. Tunggu hingga proses installasi selesai, proses installasi memerlukan koneksi internet untuk mendownload package terbaru linux mint yang sedang kamu install.
    Kalau kamu menggunakan paket data seluler,baiknya kamu ngalah ke wifi corner,palingan sejam juga kelar proses installasinya atau bahkan lebih jika kecepatan nya diatas 5Mbps
    “Jika kamu tidak punya koneksi internet kamu tetap bisa melakukan penginstallan linux mint secara offline”
    proses installasi linux mint di virualbox sedang berjalan
  13. Setelah proses installasi selesai, klik restart now
    proses install linux m int di virtualbox selesai
  14. setelah restart maka virtualbox akan booting dan masuk ke linux mint yang ada di virtual HDD ,nah sekarang linux mint mu siap untuk digunakan.
    buang centang pada “show this dialog at startup” jika kamu tidak ingin melihatnya lagi setiap masuk linux.
    menonaktifkan notifikasi welcome screen
  15. Linux mint mu akan melakukan pengecekan update secara otomatis,dan jika ada update yang tersedia maka akan muncul icon tamend dengan tanda seru di taskbar kanan bawah.klik (jangan dobel klik,cukup klik satu kali) pada ikon tersebut untuk menampilkan “update manager” dan melakukan update.
    memilih jenis settingan update linux mint
    Pilih pada pilihan paling atas “just keep my computer safe” recommended for novice users >klik ok
  16. setelah klik ok maka akan muncul list package apa saja yang perlu diperbaharui/update. klik pada tombol ok (penawaran pindah ke local mirror agar download lebih cepat) lalu klik Install updates untuk memulai install update.Masukan password yang telah kamu tentukan pada langkah nomer 11 untuk bisa memulai update.
    memulai install update linux mint
  17. klik pada mirror (main) dan base untuk mengganti server mirror dengan kecepatan terbaik. setelah semua pilihan server diset,klik Update cache dan close.
    mengganti server mirror repository linux mint
  18. Setelah semua server mirror diset, lakukan seperti langkah nomer 16
    proses update linux mint
  19. KONFIGURASI BOOT LOADER
    Ada 2 kondisi yang perlu kamu pahami saat setting bootlaoder tergatung dari mode f irmware yang kamu gunakan

    A. UEFI FIRMWARE
    jika agan menggunakan firmware mode UEFI maka agan bisa menginstall lebih dari satu boot loader (bootloader windows dan linux) berdampingan,bootloader diinstall di partisi dengan label EFI.

    Rubah dan gunakan bootloader linux sebagai default bootlaoder dengan cara merubahnya melalui menu setting BIOS/UEFI yang bisa kamu akses saat komputer booting dan menekan tombol khusus yang tertera di layar.

    Setelah kamu mengeset bootloader linux sebagai default bootlaoder,kamu jalankan perintah $ sudo grub-mkconfig -o /boot/grub/grub.cfg di linux mu agar boot loader windows dimasukan kedalam list GRUB dan bisa kamu pilih Linux atau Windows saat booting.

    Kamu bisa mengikuti cara masuk Menu Setting BIOS dan UEFI 
    B. BIOS FIRMWARE:
    karena pada mode BIOS tidak ada partisi khusus untuk menaruh bootloader seperti pada mode UEFI, dimana pada mode BIOS bootloader akan diinstall di MBR maka (seperti dijelaskan pada step nomer 8 diatas).

    Kita menggunakan bootloader linux untuk masuk ke linux dan perlu menggunakan aplikasi easyBCD untuk menambahkan linux di bootloader windows

    Linux memang sudah terinstall tapi jika kamu restart komputer belum ada pilihan dual boot, ini karena kamu menggunakan bootloader windows secara default dan bootloader windows tidak ndetek otomatis.

    Jadi kamu akan memerlukan utility untuk memasukan bootloader linux ke list bootloader windows agar muncul pilihan saat booting.

    Kamu memerlukan aplikasi Easy BCD windows dan bisa kamu download verisi gratis (community edition/non comercial use) di http://neosmart.net/EasyBCD

  20. Setelah install jalankan aplikasi EasyBCD >masuk ke menu add new entry >klik tab linux/BSD
    -Type :ganti dengan grub2  -Name : ganti dengan nama yang sesuai ‘contoh linux mint’
    -Drive : biarkan ‘automatically locate and load’
    Kemudian klik ‘add entry’
    menambahkan bootloade linux dengan easybcd saat install dualboot linux windows
  21. Masuk ke Edit Boot Menu > dan centang pada wait for user selection agar kamu punya banyak waktu untuk memilih OS dualboot> klik save settings dan restart komputer untuk melihat tampilan dualboot linux dengan windows
    mengedit boot menu saat setting dualboot linux dan windows.
  22. Setelah restart maka akan muncul tampilan pilihan OS ketika komputer dinyalakan,kamu bisa memilih untuk masuk ke linux atau windows.tampilan menu dualboot linux mint dan windows 8.1

KESIMPULAN:

Dengan cara install dual boot linux dan windows maka kamu bisa menggunakan sistem operasi linux dengan fitur yang penuh dan tentuaja lebih greget,karena kamu menginstallnya langsung di komputer mu namun tetap mempertahankan windows dan bisa menggunakan nya kapanpun diperlukan.