Memilih Distro Linux yang Tepat untuk memulai Belajar Linux

Sebelum memilih untuk menggunakan Linux ada baiknya kamu memahami sedikit dunia opensource Linux. Awalnya Linux dibuat oleh Linus Trovald kemudian dikembangkan dan didistribusikan ulang oleh banyak pihak.

Para pihak pengembang yang mendistribusikan ulang tidak melanggak hak cipta karena Linux dibuat dengan lisensi opensouce (kode terbuka) jadi siapapun baik itu pribadi ataupun perusahaan boleh menggunakan, memakai, modifikasi dan mendistribusikan dengan gratis.

Para pengembang Linux mengeluarkan dan mendistribusikan Linux versi mereka kemudian hasil pengembangan inilah yang di sebut dengan DISTRO (baca: Linux DISTRibutiOn).

 

Memilih Distro Linux

Setiap distro memliki karakteristik yang berbeda contohnya seperti file package installer yang berbeda, jadi kalau kamu mau menginstall suatu program harus harus menyesuaikan file instalasi program tersebut sesuai dengan distronya masing-masing.

Kamu tidak perlu mempelajari semua distro akan tetapi kamu perlu memilih 1 distro yang bakal kamu gunakan untuk kamu pelajari. Saya akan bantu jelaskan distro yang umum dan paling banyak digunakan di industri kerja IT.

Berikut ini adalah distro induk linux tertua yang masih bertahan sampai sekarang dan dari distro induk inilah muncul distro-distro turunan/anakan yang di kembangkan tapi dengan nama yang berbeda. Ternyata linux bisa beranak pinak ya, hehehe…

Sampai saat ini ada ratusan distro turunan yang muncul di internet dan totalnya bisa ribuan diseluruh dunia jika ditotal dengan distro yang tidak muncul di internet dan hanya digunakan untuk komunitas/kelompok tertentu seperti bidang industri, militer, keamanan dan lembaga penelitian.

Slackware

Slackware merupakan distro linux tertua yang direlease ke public pada tanggal 17 juli 1993, distro turunan yang populer hingga saat ini adalah SUSE.

Distro openSUSE menawarkan kecepatan dan kestabilan, sesuai dengan yang tertulis di dokumentasi distro tersebut.

 

Debian

Debian diluncurkan ke public pada bulan september 1993, debian merupakan salah satu distro terbesar dan terpopuler dengan pengguna terbanyak hingga saat ini, Ubuntu merupakan salah satu distro turunan debian yang sukses dan  sangat populer hingga saat ini.

 

 

 

Linux Mint

Linux mint (distro anakan ubuntu)pun muncul dengan membuat linux khusus untuk desktop dengan tampilan cantik dan manis yang ditujukan untuk memudahkan pengguna linux pemula yang ingin migrasi dan belajar linux.

Saya sangat menganjurkan bagi kamu yang baru pertama  belajar Linux  untuk menggunakan distro ini.

 

 

RedHat

RedHat didirikan pada tahun 1993 dan dikenalkan ke public pada akhir tahun 1994,redhat membidik pengguna kelas enterprise dengan membuat OS untuk server-server. Beberapa distro turunan yang mendominasi sistem operasi server-server kelas enterprise antara lain RHEL, Fedora, Oracle Enterprise dan Oracle Linux.

RedHat tidak cocok untuk pemula, karena redhat didesain untuk server.

 

Gentoo

Gentoo linux diperkenalkan ke public pada tanggal 26 juli 2000,gentoo merupakan pengganti nama distro linux sebelum nya yang bernama Enoch.Pernah denger ChromeOS yang dibuat oleh google? yap,ChromeOS merupakan distro anakan gentoo yang dikembangkan oleh google.

Gentoo tidak cocok untuk pemula namun sangat cocok untuk orang yang ingin belajar linux lebih dalam.

 

Arch

Arch linux diperkenalkan ke public pada tanggal 11 maret 2002, arch linux membawa konsep akan kesederhanaan, kebenaran program dan minimalisme.“Kesederhanaan” didefinisikan sebagai “tak perlu tambahan, modifikasi, atau komplikasi” sesuai sudut pandang pengembangnya, bukan sudut pandang pengguna.

Arch linux sangat tidak cocok untuk kamu yang baru belajar linux, namun sangat cocok untuk orang yang ingin belajar mendalam akan linux dan suka ngoprek.

 

Free BSD

Tunggu dulu broo, secara teknis FreeBSD itu bukan linux(karena tidak menggunakan kernel linux), freeBSD merupakan sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh AT&T lewat cabang Berkeley Software Distribution (BSD) dan kalau mau tau lebih banyak baca sejarah penemuan dan perkembangan linux dari masa ke masa

 

 

 

Berikut saya lampirkan uturan garis waktu Distro yang di distribusikan beserta turunanya yang di ambil dari wikimedia:

Garis Waktu Distro Linux

 

Di belajarlinux.org kita akan pakai distro turunan dari Debian yaitu Ubuntu, saya sengaja memilih distro turunan karena tampilan nya telah dipoles secantik mungkin sehingga memudahkan orang yang baru belajar linux dan distro ini paling pupular di kalangan pengguna Linux Desktop.

Kenapa harus Ubuntu atau Fedora?

Kamu harus percaya ke belajarlinux.org bahwa kamu tidak akan menyesal mempelajari Ubuntu dan Fedora untuk masa depan karir kamu di dunia Linux nantinya.

Ubuntu

Ubuntu di gadang-gadangkan sebagai distro yang paling banyak digunakan oleh orang-orang di seluruh dunia selain itu Ubuntu juga punya dokumentasi lengkap dan rapih sehingga kamu tidak perlu khawatir kalau permasalahan Ubuntu

Ubuntu juga banyak digunakan di kalangan pengguna linux desktop karena memiliki compabilitas yang baik dengan hardware.

 

 

Fedora

Fedora merupakan pecahan Linux Redhat Enterprise prospek karir yang cerah kalau kamu bisa menggunakan distro ini. Sebut saja prinsipal Oracle indonesia selalu menganjurkan sistem oprasi RHEL untuk aplikasi Oracle mereka.

Redhat dan Fedora ibarat saudara tidak jauh berbeda jadi kamu bakal banyak mendapat keuntungan menggunakan Fedora.

 

 

 

Belajar Linux Pemula

Untuk yang baru belajar linux saya sangat menganjurkan kalian menggunakan Linux Mint yang merupakan Distro turunan dari Ubuntu.

Linux Mint

Distro ini akan saya pilih sebagai media belajar kita, karena linux mint memang didesain dan dikembangkan untuk pemula yang ingin belajar linux atau beralih menggunakan Linux. Linux Mint juga mempunyai tampilan yang mirip sekali windows sehingga akan memudahkan kamu.

tampilan desktop ubuntu linux mint

 

 

Semua distro pada dasarnya sama karena semua masih menggunakan Linux Kernel jadi kamu bisa sesuai dengan kebutuhan kamu dan Linux distro mana yang akan kamu pakai.

Kalau kamu sudah menguasai salah satu dari distro ini kamu bakal mudah untuk mempelajari yang lain, ibarat seperti kamu berkendara menggunakan kendaraan bermotor baik itu manual atau otomatis hanya berbeda beberapa hal saja dan selebih nya sama.

 

Jika kamu punya pendapat pribadi silakan isi kolom komentar di bawah.

1 thought on “Memilih Distro Linux yang Tepat untuk memulai Belajar Linux”

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.