Cara Menghilangkan Suara Beep di WSL Linux Bash di Windows 10

Siapa yang tidak senang punya Linux Bash bisa jalan di Windows? Terima kasih kepada Windows Subsystem Linux.

Selama saya pakai WSL di windows ada hal yang menyebalkan buat saya yaitu bunyi beep setiap kali saya tekan TAB untuk autocomplete, buat saya itu sangat mengganggu sekali, kalau kamu merasa begitu juga kamu bisa pakai cara ini untuk menghilangkan bunyi beep.

Langkah Menghilangkan Bunyi Beep Linux di WSL

Masuk ke WSL kamu lalu edit file menggunakan sudo nano /etc/inputrc lalu buang komentar pada set bell-style none

Setelah itu tutup WSL lalu buka kembali sekarang kamu bisa tekan TAB untuk autocomplete tanpa harus berisik karena bunyi bell beep lagi.

Menghilangkan suara Beep WSL di Vim

Kamu juga bisa menghilangkan beep di editor VIM dengan cara ketikan perintah berikut sudo vim ~/.vimrc lalu tambahkan set visualbell lalu save filenya sekarang vim kamu gak bakal berisik lagi

Buang Suara Beep Less di WSL

Kalau untuk menghilangkan beep di less kamu bisa tambahkan export LESS="$LESS -R -Q" di dalam file ~/.profile taruh saja di baris pertama setelah itu restart WSL

Selamat mencoba

Cara Merubah Permisi Folder dan File Sekaligus

Untuk merubah permisi file kamu perlu menggunakan perintah sudo chmod dan semua beres tetapi kendalanya adalah perintah ini merubah semua folder dan file dengan permisi file yang sama.

Sedangkan yang kita butuhkan kita akan merubah permisi file secara tersendiri begitu juga dengan folder menggunakan permisi yang berbeda.

kamu perlu pakai perintah find untuk mencari file saja lalu gunakan find juga untuk mencari folder saja

setelah itu kamu perlu hanya perlu menggabungkan perintah linux merubah permisi folder saja:

sudo find /opt/lampp/htdocs -type d -exec chmod 755 {} \;

Perintah tersebut akan mencari semua folder di /opt/lampp/htdocs lalu menjalankan perintah chmod 755, dengan demikian semua folder dalam dan didalamnya lagi akan berubah menjadi 755

Perintah selanjutnya adalah merubah permisi file saja

sudo find /opt/lampp/htdocs -type f -exec chmod 644 {} \;

Perintah tersebut akan mencari semua file di /opt/lampp/htdocs lalu menjalankan perintah chmod 644, dengan demikian semua file dalam folder-folder akan berubah menjadi 644

Cara Mencari Proses Penggunaan RAM yang besar di Linux

Dalam kasus tertentu kita butuh mencari apa yang meyebabkan RAM kita habis oleh karena itu kita perlu mencari proses atau aplikasi apa yang meyebabkan RAM dalam server kita habis.

Kamu bisa gunakan perintah berikut

#ps aux

fungsinya seperti task manager pada windows kita bisa melihat user siapa yang menjalankan aplikasi nama aplikasi dan parameternya apa lalu berapa bayak ram yang digunakan oleh proses itu

tetapi terkadang output yang di hasilkan tidak sesuai artinya kamu bakal masih bingung mencari dan mengurutkan mana pengguna ram yang paling besar, jadi saya akan kasih tau trik nya biar kamu bisa mencari proses mana yang menghabiskan RAM di server. Kita masih pakai perintah yang sama tetapi kali ini di kasih paramter

#ps aux –sort -rss

setelah perintah tersebut di jalankan maka akan memunculkan semua hasil proses yang sudah di urutkan dari pengguna RAM yang paling besar ke yang paling kecil

Proses dengan RAM besar muncul paling atas

jadi dengan demikian kamu sudah bisa melihat proses yang paling banyak memakan RAM adalah proses yang paling urutan pertama.

Selamat Mencoba

Cara Melihat File Gambar Menggunakan Termial

Dalam keadaan tertentu kita ingin melihat gambar daftar gambar yang ada di server tetapi karena kita menggunakan terminal maka itu menjadi kendala, apakah bisa membuka file gambar menggunakan terminal?

Jawabanya singkat saja bisa, ada begitu banyak cara yang tersedia tetapi saya memakai trik sederhana yang biasanya sering saya lakukan yaitu menggunakan http server sederhana jadi saya tidak perlu install aplikasi tambahan.

Cukup jalankan perintah berikut di lokasi folder yang berisi image :

[email protected]:/usr/share/nagios/htdocs/images/logos/andrade#
[email protected]:/usr/share/nagios/htdocs/images/logos/andrade#python -m SimpleHTTPServer 8080

langkah selanjutnya adalah kamu cukup membuka dengan broser ke ip server dengan port 8080

http://10.21.10.26:8080/

Karena ip server saya 10.21.10.26 maka cara mengaksesnya seperti itu, kamu tinggal ganti dengan IP server milik kamu. 

Selamat mencoba!

Cara Menghubungkan VPS dan Hosting dengan Domain

Memahami Name Server Yang Kamu Gunakan

Sebelum kamu memulai langkah menghubungkan VPS dan hosting mu dengan domain yang telah kamu miliki,alangkah baiknya kamu memahami beberapa hal berikut ini agar kamu mengerti alur dan logic sepenuhnya apa yang akan kamu lakukan nanti.

Domain dan Hosting Bisa Diorder di beda tempat

Domain dan hosting bukanlah satu kesatuan,dimana kamu bisa membeli di provider yang berbeda jadi seting yang akan kamu lakukan nanti bisa berbeda dengan tutorial yang akan saya tulis,jadi gunakan tutorial ini sebagai referensi saja.

Domain- Domain ibarat kamu mendaftarkan sebuah nama dan alamat agar bisa dipakai oleh semua orang untuk menunjukan jalan ke rumah mu (hosting),didalam nama domain menunjuk ke alamat rumah (hosting) alamat di dunia komputer berupa IP address yang merupakan IP dari server VPS atau hosting.

Untuk mendapatkan domain(seperti belajarlinux.org) kamu bisa bebas membeli dimanapun dan tidak harus satu tempat dengan tempat membeli hosting.

Hosting- Hosting disini diibaratkan sebuah rumah,agar rumahmu mudah ditemukan oleh orang maka kamu perlu alamat,alamat rumah (hosting) ini berupa IP address yang kamu dapat saat membeli VPS dan hosting.Karena orang susah mengingat angka (IP berupa angka) maka kamu perlu domain agar nama website mu lebih manusiawi dan mudah diingat.

Sampai disini  saya harap kamu paham bahwa Domain (berupa tulisan yang bisa dibaca manusia ex: belajarlinux.org) mengarah ke server hosting yang mempunyai alamat IP (berupa deretan angka ex: 20.30.40.50 ) serta domain bisa diorder di perusahaan terpisah dengan hosting.

Domain Control Panel

Jika kamu membeli domain maka kamu bisa mengelola domain mu menggunakan domain control panel yang disediakan oleh pihak provider,dari sini kamu bisa merubah name server,mengubah DNS record,Forward domain,membuat sub domain,atau mendapatkan kode untuk migrasi domain ke provider lain.

Bisa menggunakan nameserver lain- Secara default kamu akan menggunakan nameserver dari provider tempat kamu mengorder/beli domain,tapi kamu juga bisa mengganti name server ini ke server lain,misalnya saat kamu ingin menggunakan cloudflare CDN kamu bisa mengubah nameserver default ke neme server cloudflare.

name server cloudflare

DNS record ada di Nameserver- Tapi perlu diingat jika kamu menggunakan nameserver lain seperti cloudflare, maka untuk mengatur DNS record atau pembuatan sub domain kamu harus memodifikasinya di provider nameserver yang kamu gunakan (misal cloudflare),bukan di domain control panel tempat kamu membeli domain tersebut.
Logikanya sederhana "DNS record ada di name server,maka setting nya ada di nameserver yang kamu gunakan,begitu ganti nemeserver ya kamu ngikut setingan nameserver yang kamu gunakan (bukan default)"

rocket

DNS RECORD digunakan untuk pointing/mengarahkan domain agar resolve ke IP server  hosting yang kita inginkan, kamu akan menggunakan cara ini untuk menghubungkan server VPS atau hosting mu dengan domain yang telah kamu miliki.

Dari contoh diatas terlihat saya membeli domain belajarlinux.org di provider niagahoster tapi saya tidak menggunakan default nameserver yang diberikan oleh niaga hoster,tapi menggunakan nameserver cloudflare,jadi untuk mengarahkan domain belajarlinux.org ke server hosting saya harus menambahkan record ke DNS dengan tipe A menggunakan menu Cloudflare DNS Manage di website cloudflare(bukan niaga hoster).

Ingat DNS record ngikut di nameserver yang kamu gunakan.!!

Menghubungkan VPS & Hosting ke Domain dengan A Record

Setelah kamu tau fundamental bagaimana domain menunjuk ke IP server melalui DNS record maka kamu sudah paham bagaimana caranya untuk menghubungkan VPS dan hosting server dengan domain yang telah kamu miliki.

  1. Ketahui IP VPS & hosting mu dari VPS atau hosting control panel misal: 10.20.30.40
  2. Buka menu DNS record di Nameserver yang kamu pakai (lokasi bisa tergantung dari nameserver yang kamu pakai,baca dulu diatas jika belum mengerti)
  3. Tambahkan record dengan jenis A pada DNS record yang mengarah ke IP VPS mu misal :10.20.30.40
  4. Tunggulah beberapa saat hingga recordmu berhasil disebarkan ke seluruh jaringan internet,sehingga domain mu mengarah ke IP VPS yang kamu maksud. 

KESIMPULAN

Menghubungkan VPS atau hosting jenis apapun ke domain yang telah kamu miliki sangatlah mudah asal kamu sudah tau IP servermu dan tau nameserver yang kamu gunakan.

Kebanyakan orang akan bingung akan nameserver dan tempat untuk menambahkan DNS record di nameserver yang digunakan,dengna membaca panduan ini maka kamu akan paham 100% fundamental bagaimana domain dan nameserver bekerja.

Cara Membuat Server Repository Lokal Ubuntu untuk Kantor

Kenapa Perlu Membuat Server Lokal Repository?

Alasan utama kenapa kamu perlu membuat server repository secara lokal adalah untuk mempercepat proses update linux client ataupun server yang ada di jaringan lokal mu serta menghemat bandwidth,bandwidth mu akan lebih hemat karena yang perlu update hanya server repository lokal mu,sedangkan semua linux client di jaringan lokal mu akan mengambil update dari server repository lokal yang akan kamu buat.

Pada Tutorial ini,Kamu akan Belajar:

  • Bagaimana Cara Menginstall Software Yang Diperlukan Untuk Membangun Server Repository Lokal
  • Cara Memilih Repository Mana Yang akan kamu mirror ke server repository lokal mu
  • Cara melakukan mirroring repository yang telah dipilih ke server repository lokal mu
  • Cara setting linux client di jaringan lokal mu agar update menggunakan server repository lokal yang telah kamu buat

Persiapan Membuat Server Repository Lokal

Pada tutorial ini kamu akan membuat server repository lokal ubuntu Bionic (ubuntu 18.04 LTS),tapi kamu juga bisa mirroring repository ubuntu versi release apapun ke server repository,tapi perlu dipertimbangkan juga kebutuhan space HDD yang akan terpakai.Tapi saya hanya akan membuat server repository lokal ubuntu Bionic,karena di kantor saya menggunakan ubuntu 18.04 LTS dengan kode release Bionic Beaver untuk menghemat ruang HDD.

Pastikan kamu telah membuat container di proxmox mu untuk membuat server repository lokal,karena container lebih cepat dan hemat resource dibandingkan VM.

Kategori

Keterangan

System

Ubuntu 18.04 (Bionic Beaver) LTS

Software

Apache webserver dan apt-mirror

Disk Space

Minimal 200GB untuk repo main,security dan update

Saya hanya akan mirroring repository ubuntu 18.04 dengan code release bionic dan hanya memilih repo utama yaitu main,security dan update.
repo src,proposed dan backport tidak saya mirror karena tidak begitu berguna di tempat saya bekerja.

  • Repo SRC berisi Source code
  • Repo BACKPORT berisi package yang didesain agar aplikasi terbaru bisa berjalan di versi ubuntu versi lama
  • Repo PROPOSED berisi package yang masih dalam masa pengujian sebelum menjadi versi stable.

5 Langkah Membuat Server Repository Lokal

1

Install apt-mirror 

apt-mirror adalah package atau aplikasi yang akan kamu gunakan untuk mengkopi repository dari internet ke server lokal mu, install aplikasi apt-mirror dengan mengetikan perintah linux dibawah ini

# apt install apt-mirror

setelah aplikasi apt-mirror terinstall jangan menjalankan apt-mirror terlebih dahulu sebelum kamu memilih repository mana  yang nantinya akan kamu mirror/clone/download ke server repository lokal mu.

2

Memilih Repository Yang Akan di Mirror di Server Lokal Mu

Memilih Repository

Untuk memilih repository mana saja yang akan kamu mirror/clone ke server repository lokal mu kamu harus mengedit file /etc/apt/mirror.list ,tapi sebelum kamu memodifikasi file ini baiknya kamu melakukanbackup terlebih dahalu dengan mengetikan perintah linux dibawah ini

# cp /etc/apt/mirror.list /etc/apt/mirror.list.backup

Gunakan text editor favorit mu untuk mengedik file mirror.list ,saya menggunakan nano

# nano /etc/apt/mirror.list 

Ikuti langkah dibawah ini untuk menkonfigurasi/memilih repository manasaja yang akan kamu mirroring ke server repository lokal mu:

  • Unkomen(buang tanda pagar #) pada bagian set base_path dan rubah menjadi set base_path    /var/www/html/ubuntu
  • Ganti pada bagian release code ubuntu menjadi bionic ,karena kamu akan membuat repo bionic (ubuntu 18.04 LTS).dan disini kamu hanya kan mengaktifkan repository main,security dan updates.sedangkan untuk src,proposed dan backport tidak diaktifkan untuk menghemat ruang disk.

Isi file mirror.list di server saya terlihat seperti dibawah ini,saya hanya mirror ubuntu 18.04 LTS dengan kode release bionic

set nthreads 20
set _tilde 0
​############### UBUNTU 18.04LTS Bionic x86 ##########################################
deb-i386 http://archive.ubuntu.com/ubuntu bionic main restricted universe multiverse
deb-i386 http://archive.ubuntu.com/ubuntu bionic-security main restricted universe multiverse
deb-i386 http://archive.ubuntu.com/ubuntu bionic-updates main restricted universe multiverse

############### UBUNTU 18.04LTS Bionic x64 ##########################################
deb-amd64 http://archive.ubuntu.com/ubuntu bionic main restricted universe multiverse
deb-amd64 http://archive.ubuntu.com/ubuntu bionic-security main restricted universe multiverse
deb-amd64 http://archive.ubuntu.com/ubuntu bionic-updates main restricted universe multiverse

clean http://id.archive.ubuntu.com/ubuntu

tekan CTRL+X ketikan Y lalu enter untuk menyimpan perubahan.

Saya hanya mirroring repo dengan arsitekutr 64bit,karena di kantorku semua menggunakan ubuntu 18.04 64bit,ini ku lakukan untuk menghemat space HDD.

Membuat Server Repository untuk Multiple Versi Release Ubuntu

Jika kamu ingin membuat repository ubuntu dengan versi ubuntu lain kamu bisa melihat code release ubuntu di https://wiki.ubuntu.com/Releases , disana kamu akan menemukan code release yang bisa kamu gunakan untuk proses mirroring. 

Contoh: jika kamu ingin mirroring atau membuat server repository ubuntu 18.04LTS dan 16.04LTS (32bit dan 64bit), maka kamu akan menggunakan kode relese bionic untuk ubuntu 18.04LTS dan xenial untuk ubuntu 16.04LTS, sehingga isi file mirror.list akan terlihat seperti dibawah ini:

set nthreads 20
set _tilde 0
#########repo ubuntu 18.04 bionic#######
############### UBUNTU 18.04LTS Bionic x86 ##########################################
deb-i386 http://archive.ubuntu.com/ubuntu bionic main restricted universe multiverse
deb-i386 http://archive.ubuntu.com/ubuntu bionic-security main restricted universe multiverse
deb-i386 http://archive.ubuntu.com/ubuntu bionic-updates main restricted universe multiverse

############### UBUNTU 18.04LTS Bionic x64 ##########################################
deb-amd64 http://archive.ubuntu.com/ubuntu bionic main restricted universe multiverse
deb-amd64 http://archive.ubuntu.com/ubuntu bionic-security main restricted universe multiverse
deb-amd64 http://archive.ubuntu.com/ubuntu bionic-updates main restricted universe multiverse
#########repo ubuntu 16.04 xenial#######
############### UBUNTU 16.04LTS xenial x86 ##########################################
deb-i386 http://archive.ubuntu.com/ubuntu xenial main restricted universe multiverse
deb-i386 http://archive.ubuntu.com/ubuntu xenial-security main restricted universe multiverse
deb-i386 http://archive.ubuntu.com/ubuntu xenial-updates main restricted universe multiverse

############### UBUNTU 16.04LTS xenial x64 ##########################################
deb-amd64 http://archive.ubuntu.com/ubuntu xenial main restricted universe multiverse
deb-amd64 http://archive.ubuntu.com/ubuntu xenial-security main restricted universe multiverse
deb-amd64 http://archive.ubuntu.com/ubuntu xenial-updates main restricted universe multiverse
clean http://archive.ubuntu.com/ubuntu

ingat kamu minimal harus meyertakan 3 repository utama untuk setiap ubuntu release yaitu main,security dan updates.

3

Mirroring Repository di Server Lokal Mu

Untuk memulai proses download/clone atau mirroring kamu bisa langsung mengetikan perintah linux dibawah ini untuk memulai proses download

# apt-mirror

Begitu kamu mengetikan perintah diatas,maka kamu akan mulai mendownload file dengan ukuran 164Gib ,lama proses download tergantung dari kecepatan internet yang kamu miliki.

Jika proses download macet /interupt kamu tidak usa kuatir karena begitu proses dijalankan lagi akan melanjutkan diposisi terakhir download dan tidak diulang dari awal.)

Kamu akan tau proses mirroring selesai jika script postmirror.sh dan clean.sh telah diekseskusi,yang akan ditampilkan di log screen console mu

Processing indexes: [PPP]

164 GiB will be downloaded into archive.
Downloading 3648 archive files using 20 threads...
Begin time: Fri May 31 05:41:49 2019
[20]... [19]... [18]... [17]... [16]... [15]... [14]... [13]... [12]... [11]... [10]... [9]... [8]... [7]... [6]... [5]... [4]... [3]... [2]... [1]... [0]...
End time: Fri May 31 05:41:50 2019

3.9 MiB in 38 files and 0 directories can be freed.
Run /var/spool/apt-mirror/var/clean.sh for this purpose.

Running the Post Mirror script ...
(/var/spool/apt-mirror/var/postmirror.sh)

Post Mirror script has completed. See above output for any possible errors.

4

Menginstall Apache Webserver

Kamu akan perlu menginstall HTTP server di server repository lokal yang kan kamu buat,karena saat proses update client menggunakan protocol http untuk mendownload file dari server repository.

Cukup ketikan perintah dibawah ini untuk menginstall apache webserver

# apt install apache2

Membuat Symbolic Link

Default folder mirroring saat kamu mendownload repo menggunakan apt-mirror berada di /var/spool/apt-mirror , sedangkan agar file dapat diakses menggunakan http protokol harus diletakan di documentroot directory apache webserver yang berada di /var/www/html/ .

Agar folder yang diluar document root directory apache bisa diakses menggunakan http protocol maka kamu hanya perlu membuat symbolic link nya saja tanpa harus benar-benar mengkopi semua file kedalam document root directory apache.Gunakan saja perintah linux dibawah ini untuk membuat symbolic link:

# ln -s /var/spool/apt-mirror/mirror/archive.ubuntu.com/ubuntu/ /var/www/html/ubuntu

Jika kita melihat isi dari /var/www/html maka akan terlihat 1 file symbolic link yang mengarah ke /var/spool/apt-mirror/mirror/archive.ubuntu.com/ubuntu/

[email protected]:/var/www/html# ls -la /var/www/html/
total 20
drwxr-xr-x 2 root root 4096 May 31 16:50 .
drwxr-xr-x 3 root root 4096 May 31 16:50 ..
-rw-r--r-- 1 root root 10918 May 30 09:04 index.html
lrwxrwxrwx 1 root root 55 May 31 16:50 ubuntu -> /var/spool/apt-mirror/mirror/archive.ubuntu.com/ubuntu/

Mengakses Repository Dari Browser

Jika semua berjalan lancar seharusnya sekarang kamu sudah bisa mengakses server repository lokal ubuntu menggunakan web browser dengan mengetikan http://IP_SERVER/ubuntu di address bar browsermu.

Contoh: http://192.168.2.14/ubuntu

5

Setting sync otomatis dengan cron 

Agar server repository lokal mu selalu up to date,maka kamu harus menjalankan apt-mirror sesering mungkin, kamu bisa menggunakan aplikasi crontab untuk menjalankan apt-mirror secara otomatis seuai dengan waktu yang kamu tentukan.

  • jalankan perintah # crontab -e ,untuk mengedit file konfigurasi cron
  • masukan script dibawah ini dan letakan pada baris akhir config crontab
            00    02   *     *      *   /usr/bin/apt-mirror
    Baris diatas artinya kamu akanmenjalankan apt-mirror setiap jam 2 pagi dini hari,jika kamu pengin lebih sering tinggal edit saya dan tambahkan beberapa baris dibawah nya sesuai format contoh diatas.
  • simpan perubahan dan keluar (menggunakan vi,nano atau editor yang telah kamu set sebelumnya)

Setting Linux Client Untuk Menggunakan Server Repository Lokal

Agar linux client yang ada di jaringan lokal menggunakan server repository yang telah kamu buat,maka kamu harus mengedit file /etc/apt/sources.list disetiap client yang akan kamu arahkan update nya ke server repo lokal.

PENTING!!!

Pastikan kamu telah menkomen (menambahkan tanda pagar didepan nya #) baris yang mengarah ke repository selain lokal,atau repository yang tidak ada di server repository lokal untuk menghindari error saat update. Ingat kamu hanya mirroring repo main,security dan updates. jadi kamu harus menkomen baris selain itu misalnya baris yang mengandung src,backport,proposed ataupun lain nya.

Jika kamu mengabaikan langkah ini maka kamu akan mendapati error "Release file has not been found"

Edit File /etc/apt/sources.list di Linux Client

Backup file /etc/apt/sources.list  menggunakan perintah dibawah ini

# mv /etc/apt/source.list /etc/apt/source.list.bak 

Gunakan editor favorit mu untuk membuat dan mengedit file /etc/apt/sources.list  ,saya menggunakan nano

# nano /etc/apt/source.list 

Gunakan format dibawah ini untuk mengarahkan client ubuntumu agar menggunakan server repository lokal yang telah kamu buat sendiri

deb http://IP_SERVER_REPO_LOKAL/ubuntu bionic main restricted universe
deb http://IP_SERVER_REPO_LOKAL/ubuntu bionic-updates main restricted universe
deb http://IP_SERVER_REPO_LOKAL/ubuntu bionic-security main restricted universe multiverse

Contoh: Karena IP server repoku 192.168.2.14 maka isi dari file source.list akan terlihat seperti dibawah ini

deb http://192.168.2.14/ubuntu bionic main restricted universe
deb http://192.168.2.14/ubuntu bionic-updates main restricted universe
deb http://192.168.2.14/ubuntu bionic-security main restricted universe multiverse

tekan CTRL+X lalu ketik Y dan tekan enter untuk menyimpan.

Ubuntu Versi Release Lain

Ganti tulisan "bionic" menjadi code release terserah sesuai dengan versi ubuntu client dan repo  yang disediakan di server mu,misal isi file source.list untuk ubuntu 16.04 xenial akan terlihat seperti dibawah ini:

deb http://192.168.2.14/ubuntu xenial main restricted universe
deb http://192.168.2.14/ubuntu xenial-updates main restricted universe
deb http://192.168.2.14/ubuntu xenial-security main restricted universe multiverse

Update dan Upgrade Client Ubuntu Dari Server Lokal

Setelah kamu selesai merubah isi file source.list untuk mengarahkan update ubuntu ke server repository lokal yang telah kamu buat,maka kamu sekarang sudah bisa melakukan update dari server repo lokal dengan mengetikan perintah linux dibawah ini

# apt update

# apt upgrade -y

Cara Install WordPress di VPS Linux Untuk Pemula

3 Langkah Mudah Menginstall WordPress di VPS

0

Persiapan

VPS & LAMP

Kamu harus sudah punya VPS yang akan kamu gunakan sebagai hosting dari wordpress mu,jika belum punya kamu bisa mengikuti Cara mudah  & murah mendapatkan server VPS, dan yang terpenting lagi VPS mu telah terinstall LAMP stack webserver agar wordpress mu bisa diinstall,jika belum kamu bisa mengikuti panduan mudah cara membuat webserver menggunakan VPS.

Akses SSH ke VPS

Cara menginstall wordpress di VPS yang akan kamu lakukan semuanya dilakukan secara remot menggunakan protokol SSH dengan root akses.
Jadi pastikan kamu bisa mengakses VPS mu menggunakan SSH.

1

Membuat Database WordPress

Database diperlukan oleh CMS WordPress untuk menyimpan data content dynamic mulai dari user,setting hingga artikel mu semua disimpan dalam database.

Untuk membuat database saat menginstall wordpress di VPS kamu bisa mengikuti langkah ini:

  1. Login ke database console dengan mengetikan perintah # mysql atau $ sudo mysql
  2. Buat database untuk wordpress dengan mengetikan perintah CREATE DATABASE nama_database_mu;  contoh: CREATE DATABASE DBwordpress;
  3. Ketikan perintah SHOW DATABASES; untuk memastikan database yang kamu buat sudah berhasil.
    mysql> show databases;
    +--------------------+
    | Database |
    +--------------------+
    | information_schema |
    | mysql |
    | performance_schema |
    | sys |
    | DBwordpress |
    +--------------------+
  4. Jika database berhasil dibuat,kamu akan mengeset agar database tersebut hanya bisa diakses menggunakan username dan password yang akan kamu set menggunakan perintah dibawah ini.
    GRANT ALL PRIVILEGES ON nama_database_mu.* TO 'user_mu'@'localhost' IDENTIFIED BY 'password_user_mu';
    pastikan username dan password yang kamu gunakan disiniberbeda dengan username dan password vps,email,ataupun wordpress untuk alasan keamanan.
    Contoh : GRANT ALL PRIVILEGES ON DBwordpress.* TO 'simon'@'localhost' IDENTIFIED BY 'Merpati-2019';
    Perintah diatas akan mengizinkan user simon dengan password Merpati2019 untuk mengakses database dengan nama DBwordpress dengan akses penuh.

    Trouble shooting!!
    Jika terjadi error saat mengatur privilage dan muncul peringatan "ERROR 1819 (HY000): Your password does not satisfy the current policy requirements" ,berarti kamu harus mengganti password_user_mu dengan karakter yang telah ditentukan,kamu bis amengecek persyaratan pembuatan password dengan mengetikan perintah SHOW VARIABLES LIKE 'validate%'; di mysql console
    SHOW VARIABLES LIKE 'validate%';
    +--------------------------------------+-------+
    | Variable_name                                    | Value |
    +--------------------------------------+-------+
    | validate_password_check_user_name | OFF |
    | validate_password_dictionary_file      |         |
    | validate_password_length                  |   8    |
    | validate_password_mixed_case_count |  1    |
    | validate_password_number_count    |   1     |
    | validate_password_policy                  | MEDIUM|
    | validate_password_special_char_count | 1 |
    +--------------------------------------+-------+
    7 rows in set (0.03 sec)

    berdasarkan variabel di atas, maka bisa disimpulkan bahwa:

    • validate_password_length : 8 (berarti jumlah karakter password anda minimal berjumlah 8 karakter)
    • validate_password_mixed_case_count : 1 (berarti harus ada minimal 1 karakter campuran huruf besar dan huruf kecil di dalamnya)
    • validate_password_number_count: 1 (berarti harus ada minimal 1 karakter angka di dalamnya)
    • validate_password_special_char_count : 1 (berarti harus ada minimal 1 special karakter di dalamnya)
      Lalu tinggal ikuti saja persyaratannya, atau kamu bisa mengeset password policy ke low dengan mengetikan perintah SET GLOBAL validate_password_policy=LOW;
  5. Ketikan FLUSH PRIVILEGES; lalu ketikan perintah exit untuk keluar dari database mysql console
2

Install WordPress di VPS

Cara install wordpress di VPS paling aman adalah langsung download CMS wordpress langsung dari website resmi/official,ini untuk alasan keamanan.

  • Masuk ke folder /tm dengan mengetikan perintah # cd /tmp
  • Download wordpress dari website resmi dengan mengetikan perintah # wget https://wordpress.org/latest.tar.gz
  • Extract file wordpress yamg masih dalam bentuk *.tar.gz dengan perintah # tar xzvf latest.tar.gz
  • Buat file config.php dengan mengkopikan file wp-config-sample.php dengan perintah # cp /tmp/wordpress/wp-config-sampel.php /tmp/wordpress/wp-config.php
  • Kopikan seluruh file yang ada di dalam folder wordpress ke root directory apache webserver (/var/www/html) dengan perintah
    # cp -a /tmp/wordpress/. /var/www/html
  • Lihat isi dari folder /var/www/html dengan mengetikan perintah # ls /var/www/html/ harusnya akan terlihat seperti dibawah ini
    [email protected]:/var/www/html# ls /var/www/html
    index.php              wp-blog-header.php         
    wp-includes                 wp-signup.php
    info.php                 wp-comments-post.php    wp-links-opml.php      wp-trackback.php
    license.txt              wp-config.php                     wp-load.php                xmlrpc.php
    readme.html         wp-config-sample.php       wp-login.php
    wp-activate.php   
    wp-content                          wp-mail.php
    wp-admin
               wp-cron.php                         wp-settings.php
    Warna biru menandakan folder dan hitam menandakan file, jika masih ada file index.html kamu bisa menghapusnya dengan mengetikan perintah # rm index.html
  • Agar apache webserver dengan leluasa bbisa memodifikasi file wordpress,maka kamu perlu mengeset hak kepemilikan/ownerrship ke user www-data,user inilah yang digunakan untuk menjalankan service apache webserver
    # chown -R www-data:www-data /var/www/html
  • Hapus file wordpress yang ada di folder /tmp dengan mengetikan perintah # rm -R wordpress latest.tar.gz
  • Edit file config.php dan masukukan data yang diperlukan untuksetup,seperti nama,user,password database yang telah kamu buat sebelumnya dengan mengetikan perintah # nano /var/www/html/wp-config.php
    Contoh: dibawha ini saya isikan nama db username dan password seperti data pada tutorial saat kamu membuat database diatas.

    Untuk salt kamu cukup buka https://api.wordpress.org/secret-key/1.1/salt/  yang secara otomatis akan menggenerate salt untukmu, salt ini unutk memperkuat keamanan jadi kamu wajib pake.
    simpan dengan menekan tombol CTRL+X ,tekan Y lalu enter
3

SetUp WordPress di VPS

Jika semua telah kamu lakukan dengan benar maka kamu sudah bisa setup wordpress di VPS,pada langkah ini kamu akan mensetting nama website dan membaut akun untuk masuk ke CMS wordpress.

Caranya cukup simpel:

install wordpress di VPS

  • Akses IP vps mu menggunakan browser misal http://182.40.50.60 ,maka di browser akan muncul setup wordpress ditandai dengan menu pemilihan bahasa yang akan kamu gunakan, kamu bisa klik continue.
    Tapi jika muncul peringatan error "Error establishing a database connection" periksa kembali isi file wp-config.php,pastikan informasi database yang kamu masukan telah benar,mulai dari nama,username,password database.
  • Pada lembar setup ini kamu diminta untuk mengisikan site title,username,password dan email. isikan username dan password yang sulit ditebak agar websitemu susah dihack.Jika sudah kamu klik Install WordPress
  • Lembar berikutnya akan menampilkan Success!,yang artinya kamu telah berhasil menginstall wordpress di vps.
  • Untuk masuk ke admin wordpress kamu bisa mengaksesnya melalui browser dengan mengetikan url http://ip-vpsmu/wp-admin contoh : http://182.40.50.60/wp-admin , lalu masukan username dan password yang telah kamu buat sebelumnya saat setup wordpress.
login wordpress di vps

Menghubungkan Domain ke VPS 

Tentu kamu gak mau jika alamat websitemu berupa angka yang akan sudah diingat oleh pengunjung bahkan oleh mu.oleh karena itu kamu bisa menghubungkan domain yang telah kamu miliki ke VPS dengna mengikuti panduan cara mennyambungkan domain ke VPS wordpress

Cara Membuat WebServer Untuk Website Dengan VPS Khusus Pemula

Membuat Webserver Untuk WebSite dengan VPS
LAMP (Linux Apache MySQL PHP)

Kamu akan membuat WebServer menggunakan VPS  yang bisa digunakan sebagai hosting website mu.Untuk membuat webserver yang bisa menjalankan dan menampilkan blog atau website kamu perlu menginstall aplikasi LAMP stack di VPS linux mu.

LAMP merupakan singkatan dari Linux, Apache, MySQL dan Perl/PHP/Phyton,yang kesemuanya merupakan paket  software yang diperlukan untuk menjalankan website/aplikasi berbasis web.

Komponen-komponen dari LAMP :

1

PERSIAPAN 

Sebuah Server (fisik/virtual) 

Tentunya kamu telah mempunyai server linux yang akan kamu jadikan webserver untuk websitemu,jika belum kamu bisa mendapatkan server linux yang online 24 jam dengan harga murah dengan cara sewa VPS.

Sistem Operasi Webserver

Kamu akan menggunakan sistem operasi linux server di VPS mu,saya menyarankan dan akanmenggunakan Ubuntu Server 18.04 LTS ,karena versi LTS adalah versi paling stabil untuk server dengan long time support (LTS) 5 tahun,jadi dalam 5 tahun kedepan kamu gak usa memikirkan untuk mengupgrade sistem operasi.

2

Install Apache WebServer

Web Server merupakan sistem komputer yang melakukan proses request HTTP (salah satu protokol network yang berguna untuk mendistribusikan informasi pada World Wide Web). Intinya web server akan memberikan service atau layanan kepada web browser client seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, Safari, Internet Explorer dan sebagainya. Agar mereka bisa menampilkan halaman website yang diminta oleh user.

Ada berbagai macam web server yang bisa kamu pilih. Antara lain Apache, Nginx, Apache Tomcat, Lighttpd, Microsoft Internet Informations Services (IIS), Litespeed dan masih banyak lagi. Pada panduan ini saya akan menginstall dan menggunakan Apache yang telah menjadi standar webserver saat ini.

Install Apache Webserver di VPS
Install Apache webserver di linux vps mu dengan perintah

 # apt install apache2 -y

Cek Instalasi Apache WebServer
 Untuk mengecek apakah apache sudah terinstall dan berjalan dengan benar gunakan perintah 

# service apache2 status

Jika Apache Webserver mu telah berjalan kamu bisa mengakses dan mencobanya melalui browsermu dengan mengetikan http://ip_public_VPS_server_mu 

Harusnya kamu akan melihat default page dari apache yang menampilkan beberapa informasi penting seperti webdocument root berada.

test page apache webserver

Start, Stop dan Restart Apache Service
Terkadang kamu perlu menghentikan atau restart apache service untuk tujuan tertentu seperti penerapan file config apache yang selesai kamu rubah.
   | Untuk mematikan service apache gunakan perintah # service apache2 stop
   | Untuk mengaktifkan service apache gunakan perintah # service apache2 start
   | Untuk merestart service apache gunakan perintah # service apache2 restart

Mengamankan WebServer
   Internet itu liar dan tidak bersahabat,alangkah baiknya kamu melakukan konfigurasi tambahan untuk mengamankan apache webservermu dari para hacker jahil.

3

Install MySQL/MariaDB

Dulu dikenal dengan nama MySQL dan sekarang berganti nama menjadi MariDB,kamu tidak usa bingung karena keduanya adalah sama,mariDB merupakan versi terbaru dari MySQL,namanya berganti menjadi MariaDB setelah mySQL diakuisisi oleh ORACLE pada september 2010 dan dikembangkan secara mandiri.

Database akan digunakan oleh websitemu untuk menyimpan informasi yang dinamik dalam bentuk text seperti artikel yang kamu tulis di websitemu disimpan di dalam database.

Install mySQL server dengan  mengetikan perintah dibawah ini

# apt install mysql-server -y

Pastikan mySQL sudah terinstall dan service sudah berjalan dengan mengetikan perintah dibawah ini

# service mysql status

Jika mySQL sudah terinstall dan berjalan,kamu perlu menjalankan perintah dibawah ini untuk menghapus beberapa parameter default mySQL yang bisa membahayakan keamanan database mu.

# mysql_secure_installation

kamu akan diminta untuk mengeset password root dan menghapus beberapa default database,jawab saja dengan Y ,tapi kamu harus baca baik-baik jangan asal pencet Y

Untuk mengakses database kamu hanya perlu mengetikan perintah 

# mysql

Welcome to the MariaDB monitor. Commands end with ; or \g.
Your MariaDB connection id is 1118
Server version: 10.1.34-MariaDB-0ubuntu0.18.04.1 Ubuntu 18.04

Copyright (c) 2000, 2018, Oracle, MariaDB Corporation Ab and others.

Type 'help;' or '\h' for help. Type '\c' to clear the current input statement.

MariaDB [(none)]>

4

Install PHP,Perl,Phyton

PHP Perl dan Phyton merupakan komponen yang akan kamu install yang berfungsi untuk memproses kode untuk menampilkan dynamic content.PHP perl dan phyton dapat menjalankan script untuk konek ke database mu dan mendapatkan informasi yang akan diproses dan ditampilkan di browser pemirsa website mu melalui webserver.

Saya hanya akan memberikan cara install PHP di VPS,karena CMS populer seperti wordpress menggunakan PHP.jika kamu ingin menginstall perl atau phyton kamu bisa menginstall nya sendiri.

Install PHP dengan mengetikan perintah dibawah ini

# apt install php libapache2-mod-php php-mysql

Secara default Apache webserver akan mencari file dengan nama index.html untuk ditampilkan di browser,karena kita menggunakan PHP kita akan mengubah agar Apache webserver mencari file dengan nama index.php

Untuk mengubahnya caranya kamu harus mengedit file dir.conf yang berada di /etc/apache2/mods-enabled/dir.conf

edit file tersebut dengan perintah 

# nano /etc/apache2/mods-enabled/dir.conf

isi file nya akan terlihat seperti ini

<Ifmodule mod_dir.c>
DirectoryIndex index.html index.cgi index.pl index.php index.xhtml index.htm
</IfModule>

tempatkan index.php di awal sehingga terlihat seperti ini

<Ifmodule mod_dir.c>
DirectoryIndex index.php index.html index.cgi index.pl index.xhtml index.htm
</IfModule>

Setelah selesai tekan CTRL+X, tekan Y lalu ENTER untuk menyimpan perubahan

Untuk penerapan restart service apache dengan mengetikan perintah 

# service apache2 restart

Setiap aplikasi berbasis web yang menggunakan PHP biasanya memerlukan module php yang berbeda,kamu bisa menginstall module php ini menggunakan perintah apt. untuk menampilkan informasi php module kamu bisa menggunakan perintah dibawah ini

# apt search php- | less

gunakan tanda panah atas bawah utnuk scrool dan tombol Q untuk keluar.

Output yang dikerluarkan dari perintah diatas menampilkan beberpa module dan informasi singkat tentang module PHP.

Sorting...
Full Text Search...
bandwidthd-pgsql/bionic 2.0.1+cvs20090917-10ubuntu1 amd64
Tracks usage of TCP/IP and builds html files with graphs

bluefish/bionic 2.2.10-1 amd64
advanced Gtk+ text editor for web and software development

cacti/bionic 1.1.38+ds1-1 all
web interface for graphing of monitoring systems

ganglia-webfrontend/bionic 3.6.1-3 all
cluster monitoring toolkit - web front-end

golang-github-unknwon-cae-dev/bionic 0.0~git20160715.0.c6aac99-4 all
PHP-like Compression and Archive Extensions in Go

haserl/bionic 0.9.35-2 amd64
CGI scripting program for embedded environments

kdevelop-php-docs/bionic 5.2.1-1ubuntu2 all
transitional package for kdevelop-php

kdevelop-php-docs-l10n/bionic 5.2.1-1ubuntu2 all
transitional package for kdevelop-php-l10n

kdevelop-php-l10n/bionic 5.2.1-1ubuntu2 all

untuk mengetahui lebih banyak informasi php module kamu bisa menggunakan perintah # apt show nama_package

# apt show bluefish

informasi yang ditampilkan akan seperti dibawah ini

....

Description: advanced Gtk+ text editor for web and software development
Bluefish is a powerful editor targeted towards programmers and web
developers, with many options to write websites, scripts and programming
code. Bluefish supports a wide variety of programming and markup languages
and has many features, e.g.
.
- Customizable code folding, auto indenting and completion
- Support for remote files operation over FTP, SFTP, HTTPS, WebDAV, etc.
- Site upload and download
- Powerful search and replace engine
- Customizable integration of external programs such as lint, make, etc
- Snippets plugin to automate often used code
- Code-aware in-line spell checking
- Zencoding or Emmet support
- Bookmarks panel
.
but is still lightweight and fast.
.
For validation of CSS/HTML/XML documents you need csstidy, tidy, weblint
and/or xmllint. For preview to work, you need a web browser that can view
local files given to it on the command line. For PHP or Python bluefish
supports php-codesniffer and pylint. Tools not suggested but supported
are make, perl, php5-cli and java-compiler.

....

Jika kamu memutuskan untuk menginstall nya kamu bisa menggunakan perintah apt

# apt install bluefish

5

Testing Integrasi Apache dengan PHP 

Setelah Apache dan PHP terinstall baiknya kamu mengetest integritas php apache webserver mu.dengan cara membuat file php sederhana dengan nama info.php untuk menempilkan informasi PHP di directory home apache webserver mu.

Agar apache bisa membaca dan mengeksekusi script PHP maka file PHP harus diletakan di folder khusus ,yang disebut sebagai "web root" directory.Pada ubuntu 18.04 folder iniberada di /var/www/html.Buatlah file info.php di folder ini dengan mengetikan perintah 

# nano /var/www/html/info.php

dengan perintah diatas kamu membuka lembaran file kosong,kopi paste kode dibawah ini 

<?php

phpinfo();

?>

Jika kamu telah selesai close dan simpan file dengan menekan ctrl+x lalu tekan Y kemudian tekan enter.

Dengan cara diatas kamu sekarang bisa mengetest apakah apache server bisa menampilkan content yang digenerate oleh script PHP,kamu perlu mengakses fle info.php dari browser mu dengan mengetikan http://ip_server_vps_mu/info.php

Harusnya kamu akan melihat informasi seperti dibawah ini:

test integrasi apache php info
6

Install CMS WordPress di VPS

Setelah LAMP terinstall dan terseting dengan baik,sekarang kamu sudah bisa membuat website di vps dengan memulai menginstall CMS seperti wordpress di vps mu , agar vps mu bisa menampilkan sebuah website. 

kamu bisa mengikuti panduan lengkap cara install WordPress di VPS 

7

Menghubungkan  Domain Dengan VPS

WordPress telah terinstall dan kamu telah berhasil membuat website menggunakan vps,agar kamu dan pengunjung mu lebih mudah mengingat nama websitemu tanpa harus mengetikan ip servermu maka kamu perlu memasang atau menghubungkan VPS mu dengan domain yang telah kamu miliki. kamu bisa mengikuti panduan lengkap cara menghubungkan domain ke VPS

8

WebSite mu Live di VPS

Selamat!! dengan mengikuti panduan cara membuat website dengan VPS diatas sekarang kamu telah berhasil membuat webserver dengan VPS  yang live dan website mu sudah bisa diakses kapanpun dan darimanapun menggunakan internet.

KESIMPULAN

Saat kamu membauat website atau webserver menggunakan vps itu berarti website mu akan menggunakan resource yang telah dialokasikan ke vps yang kamu miliki tanpa ada gangguan performa dari website sebelah seperti saat kamu menggunakan shared hosting.

Cara Mengganti HostName Node ProxmoX

Saat kamu membuat premises server, dengan alasan tertentu mungkin kamu perlu merubah hostname atau node name server proxmox mu.

Kamu tidak bisa sembarangan hanya merubah hostname linux mu saja,karena ada banyak service yang berjalan berdasar hostname linux mu,begitu kamu rubah hostname nya maka service tersebut tidak akan berjalan,termasuk ProXmoX. jadi lakukanlah sesuai panduan yang saya buat berdasar pengalaman dibawah ini

Buat Snapshot atau Backup VM CT

Hal pertama yang wajib kamu lakukan sebelum melakukan perubahan di servermu adalah BACKUP,buatlah backup/snapshot menggunakan web GUI proXmoX

cara backup VM dan CT di proxmox
  1. klik pada mesin ID > masuk ke tab backup
  2. klik kabckup now
  3. Lakukan untuk semua VM atau CT yang ada di node mu.

Stop Seluruh PVE service

Setelah kamu backup dengan fitur snapshot kamu perlu mematikan service dibawah ini

pvebanner         pvedaemon         pve-firewall      pve-guests        pve-ha-lrm        pveproxy          pvestatd
pve-cluster       pve-daily-update  pvefw-logger      pve-ha-crm        pvenetcommit      pvesr

Cara mematikan nya cukup ketikan perintah $ sudo service nama_pve_diatas stop contoh $ sudo pveproxy stop

Lakukan seperti contoh untuk mematikan semua service pve diatas satu per satu.

Backup PVE folder

Untuk menghindari hal buruk,jika kamu gagal atau menyerah ditengah jalan saat merubah hostname node proXmoX kamu perlu membackup folder /etc/pve caranya:

  1. Buat folder untuk menampung backup di /home dengan mengetikan perintah $ sudo mkdir /home/backupPVE
  2. Kopi folder /etc/pve ke /home/backupPVE dengan perintah $ sudo cp -r /etc/pve /home/backupPVE
  3. Kopi juga folder /var/lib/rrdcached/db ke /home/backupPVE dengan perintah $ sudo cp -r /var/lib/rrdcached/db /home/backupPVE
  4. Pastikan di folder /home/backupPVE telah ada folder pve dengan mengetikan perintah $ ls -la /home/backupPVE

pastikan bahwa semua isi folder pve telah terkopi sebelum kamu melangkah ke tahap berikutnya.

Ganti Hostname Linux

untuk mengganti hostname linux cukup gunakan perintah $ sudo hostnamectl set-hostname NAMAHOSTBARUMU lalu ketikan perintah $ hostname untuk melihat hostname mu apakah sudah berubah

Rubah File Config Yang Mengandung Hostname

Karena ada banyak service yang menggunakan hostname,maka kamu harus merubah file config untuk semua service yang menggunakan hostname lamamu dan kamu ganti ke hostname barumu agar service tersebut bisa berjalan setelah restart.

Edit cari dan rubahlah isi file dibawah ini yang mengandung nama hostname lamamu

  • /etc/hostname
  • /etc/hosts
  • /etc/mailname
  • /etc/postfix/main.cf
  • /etc/pve/corosync.conf

Backup terlebih dahulu file tersebut sebelum kamu merubahnya contoh $ sudo cp /etc/hosts /etc/hosts.bak

Rubah juga nama file yang ada di /var/lib/rrdcached/db/pve2-node dan
/var/lib/rrdcached/db/pve2-storage dari nama hostname lamamu menjadi hostname barumu. gunakan perintah

$ sudo mv /var/lib/rrdcached/db/pve2-node/hostlama /var/lib/rrdcached/db/pve2-node/hostbaru

lalu yang kedua 

 $ sudo mv /var/lib/rrdcached/db/pve2-storage/hostlama /var/lib/rrdcached/db/pve2-storage/hostbaru 

Hapus File PVE HA & vzdump.cron

agar HA proxmox tidak error karena mencari hostname lama kamu perlu menghapus file /etc/pve/ha/manager_status dengan mengetikan perintah $ sudo rm /etc/pve/ha/manager_status

Hapus juga file cron milik auto backup dengan mengetikan perintah $ sudo rm /etc/pve/vzdump.cron

Update SSL Cert ProXmoX Untuk hostname Baru

Sertifikat SSL ditujukan untuk hostname,jika kamu mengganti hostname maka sertifikat tersebut tidak bisa lagi digunakan oleh SSL dan dapat menyebabkan error
/etc/pve/local/pve-ssl.key: failed to load local private key (key_file or key) at /usr/share/perl5/PVE/APIServer/AnyEvent.pm line 1683
di service pveproxy status yang berakibat proXmoX web console mu tidak bisa diakses.

Cukup ketikan perintah $ sudo pvecm updatecerts --force untuk membuat ssl cert di hostname yang baru agar service pveproxy berjalan normal

Reboot proXmoX dan Pastikan syslog Bebas Error

Setelah semua kamu lakukan dengan benar,saatnya kamu mereboot server ProXmoX mu dengna mengetikan perintah $ sudo reboot dan berdoalah agar semua berjalan baik.

proxmox syslog
melihat log proxmox untuk mendiagnosa error

Jika semua berjalan lancar dan kamu bisa masuk ke web GUI ProXmoX cek syslog node mu dan pastikan lognya tidak ada error,jika ada error perbaikilah dengan kopi-paste tulisan error ke google dan kamu akan mendapatkan solusinya.

VM dan CT tidak Muncul di Node Baru?

Jika node barumu tidak menampilkan list VM ataupun CT maka kamu bisa merestore file konfigurasi VM ataupun CT yang ada di direktory /home/backupPVE/pve/{qemu-server lxc openvz} ke directory /etc/pve/{qemu-server lxc openvz}

Gagal dan Menyerah?Saatnya restore

nah kalau kamu ada error dan menyerah kamu bisa mbalikin hostname ke hostname lama dan mengembalikan file backup yang ada di /home/backupPVE ke folder yang sesuai (/etc/pve).

KESIMPULAN

Kamu bisa merubah hostname ProXmoX atau Node name dengan mudah jika kamu sudah ada bekal skill linux,dan selalu ingat setiap melakukan hal baru pasti kamu akan mendapati error,error adalah kesempatan mu untuk belajar hal baru dan bukanlah musibah yang harus dihindari.

Kalau pengin punya server linux mudah tanpa repot kamu bisa menyewa server yang uda jadi,online 24jam bisa diakses kapanpun dan darimanapun
Panduan Cepat dan Mudah Membuat Server Linux Menggunakan VPS

Cara Mengganti Hostname dan IP Linux Ubuntu Server 18.04 LTS

Saat kamu membuat server linux sendiri ,terkadang kamu perlu untuk mengganti hostname (nama server linux mu) ataupun mengganti IP static servermu.

Dulu saat kamu ingin mengganti hostname server linux ubuntu cukup mengedit file /etc/hosts dan untuk mengganti IP kamu mengedit file /etc/network/interfaces.

Pada linux ubuntu server 18.4 LTS ini kamu harus meninggalkan kebiasaan lama dan menggunakan cara baru untuk mengganti hostname server ubuntu ataupun mengganti IP linux server ubuntu 18.4 mu.

Cara Mengganti Hostname Linux Ubuntu Server 18.04 LTS

Untuk mengubah hostname linux ubuntu 18.04 telah dipermudah,kamu tidak perlu mengedit file /etc/host secara manual.kamu cukup menggunakan perintah $ hostname untuk menampilkan hostname linux mu saat ini dan gunakan perintah $ sudo hostnamectl set-hostname HOSTNAMEBARU

Cara Setting IP Linux Ubuntu Server 18.04 LTS

Untuk mengganti IP(static/dhcp) pada ubuntu server 18.04 agak sedikit berbeda dimana kamu harus membuat/mengedit file dalam formal *.yaml dan penulisan nya harus dengan format yang benar (indent berpengaruh).

Ketahui dulu nama interface yang akan diset/diganti ip nya

sebelum kamu mengganti atau mengeset IP linux ,kamu harus tau network interface mana yang akan kamu ganti/setting IP nya.
Cukup gunakan perintah $ ifconfig untuk melihat nama interface yang akan kamu ganti IP nya.

melihat network interface ubuntu 18.04

Setting IP Ubuntu 18.04 dengan membuat file 01-netcfg.yaml

Untuk setting ip di ubuntu 18.04 kamu harus mengedit file 01-netcfg.yaml yang berada di /etc/netplan/,jika belum kamu bisa membuat dan mengeditnya dengan perintah $ sudo nano /etc/netplan/01-netcfg.yaml lalu kopi paste template dibawah ini untuk kamu rubah isinya sesuai kebutuhan mu.

network:
  version: 2
  renderer: networkd
  ethernets:
    ens18:
     dhcp4: no
     addresses: [192.168.2.6/28]
     gateway4: 192.168.2.1
     nameservers:
       addresses: [192.168.2.1,8.8.4.4]

Ingat indent atau tab sangat berpengaruh disini,kamu tidak bisa meratakan nya sesuka hati,jadi editlah dibagian yang perlu saja,seperti nama interface,ip gateway dan dns nya. gunakan ctrl+x lalu ketik y lalu enter untuk menyimpan.

Untuk penerapan kamu perlu merestart networking service,caranya cukup mudah cukup ketikan perintah $ sudo netplan --debug apply ,kamu akan melihat debug prosesnya,jika terjadi error kamu akan bisa membacanya.

setting ip static dan dhcp ubuntu server 18.04

KESIMPULAN

Mengganti hostname dan ip di linux ubuntu 18.04 menggunakan terminal mungkin akan membuatmu kerepotan saat pertamakali,karena caranya berbeda dari versi linux sebelum nya. Namun perubahan cara baru merubah hostname dan ip di ubuntu 18.04 jauh lebih mudah dan simple dari cara sebelum nya.